Dalam tulisan sebelumnya Penghuni Surga Atau Neraka Dapat Diketahui Dari Kakinya telah disebutkan bahwa yang pertama dibebaskan dari neraka adalah orang-orang yang Shalat, Puasa Dan Berhaji. Mereka diselamatkan dari neraka dalam keadaan kaki yang terbakar. diantara mereka ada yang terbakar hingga mata kakinya, dan ada yang terbakar hingga setengah betisnya. Bagaimana mungkin orang yang Shalat, Puasa Dan Berhaji tapi masuk neraka juga ?
Jika kita lihat orang-orang yang diazab neraka dengan kaki yang terbakar hingga mata kaki, maka dapat dinyatakan bahwa mereka ada penghuni neraka yang paling ringan siksanya. Dimana api atau air panas neraka sebatas mata kaki, namun mampu mendidihkan otak dikepala para penghuninya.
Dalam sebuah riwayat disebutkan (Lihat tulisan Perbedaan Siksa Neraka Dan Nikmat Surga Yang Paling Rendah) bahwa Paman Nabi Muhammad SAW yang juga orang tua dari Ali bin Abi Thalib RA kelak menjadi penghuninya. Semoga kelak Syafa’at dapat membebaskan beliau sebagaimana harapan Rasulullah SAW. Hal ini mengingat dukungan beliau terhadap dakwah dan perjuangan Nabi SAW selama masa hidupnya.
Sedangkan orang yang Shalat, Puasa Dan Berhaji namun terancam masuk neraka dapat dilihat dari penjelasan berikut :
1. Bahwa orang yang berwudlu namun tidak membasahi mata kakinya
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى قَوْمًا وَأَعْقَابُهُمْ تَلُوحُ فَقَالَ وَيْلٌ لِلْأَعْقَابِ مِنْ النَّارِ أَسْبِغُوا الْوُضُوءَ
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah melihat suatu kaum yang mata kaki mereka terlihat masih kering, maka beliau bersabda: "Celakalah bagi mata kaki dari siksa api neraka, sempurnakanlah wudlu." (Sunan Abu Daud 89)
Hadits sejenis juga disebutkan dalam Musnad Ahmad 14963. Bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Celakalah orang-orang yang mata kakinya tak tersentuh air wudhu dari api neraka."
2. Bahwa orang yang memanjangkan kain atau sarung melebihi mata kakinya
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا تَحْتَ الْكَعْبِ مِنْ الْإِزَارِ فَفِي النَّارِ
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah kain yang berada di bawah mata kaki kecuali berada di neraka." (Musnad Ahmad 24977)
Hadits sejenis juga disebutkan dalam Shahih Bukhari 5341 bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa menjulurkan kain sarungnya hingga dibawah mata kaki, maka tempatnya adalah neraka."
Oleh karenanya setidaknya ada dua kelompok Orang Yang Shalat, Puasa Dan Berhaji Tapi Terancam Masuk Neraka yaitu orang yang berwudlu namun tidak membasahi mata kakinya dan memanjangkan kain atau sarung melebihi mata kakinya.
Wallahu a'lam
Lihat juga tulisan terkait :
Lihat juga tulisan terkait :
- Mengulang (tidak sah) shalat karena kainnya melebihi mata kaki (isbal)
- Teguran Rasulullah SAW Dan Sahabat Terhadap Pelaku Isbal
- Bolehkah berisbal dengan mengikuti Abu bakar RA ?
- Larangan Isbal tidak terbatas kain sarung tapi semua pakaian
- Dosa Besar dan Sombongnya Yang Memanjangkan Pakaian melebihi mata kaki (isbal)
- 4 Sanksi Menjulurkan Pakaian Melebihi Mata Kaki (Isbal)
- 4 hukum Memanjangkan Pakaian melebihi mata kaki (Isbal)
- Hukum Boleh Tidaknya Memanjangkan Pakaian melebihi mata kaki (Isbal)
- Penghuni Surga Atau Neraka Dapat Diketahui Dari Kakinya
Posting Komentar
Posting Komentar